Yayasan Jembatan Masa Depan (JMD), sebuah yayasan yang berpusat di propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, sejak tahun 2006 telah mulai menerapkan program-program sumber mata pencaharian serta pendidikan bagi para keluarga dan komunitas penduduk agar mereka dapat mengembangkan keterampilan baru serta meraih kesempatan guna menyongsong masa depan yang lebih cerah. Begitu besar jumlah komunitas penduduk di Aceh yang menjadi korban bencana tsunami Asia pada tahun 2004 dan lebih besar lagi jumlah mereka yang terimbas konflik selama 30 tahun, yang berakhir pada tahun 2005.

Tujuan kami adalah agar dapat meninggalkan desa yang terbantu dengan adanya penetapan lembaga-lembaga usaha yang mandiri, tenaga kerja yang terampil dan terdidik, serta penduduk masyarakat yang bangga dijadikan contoh generasi anak muda setempat.

Strategi kami cukup sederhana: Menghasilkan bahan makanan pokok yang bergizi, mengembangkan usaha-usaha mandiri yang menguntungkan masyarakat, dan meningkatkan pemberdayaan masyakarat melalui upaya peningkatan kemampuan keaksaraan dan keterampilan baru serta penciptaan lapangan kerja.